Exfoliating toner sedang menjadi salah satu produk skincare favorit banyak orang di Indonesia. Dengan klaim mampu mengangkat sel kulit mati dan membuat kulit wajah tampak lebih halus serta cerah, produk ini sering masuk dalam rutinitas perawatan kulit. Namun, ada pertanyaan penting yang sering muncul: exfoliating toner dipakai kapan agar hasilnya maksimal dan kulit tetap sehat?
Apa Itu Exfoliating Toner?
Sebelum masuk ke waktu pemakaian, penting untuk mengenal dulu apa itu exfoliating toner. Produk ini merupakan toner yang mengandung bahan aktif pengelupas, seperti AHA (Alpha Hydroxy Acid), BHA (Beta Hydroxy Acid), atau PHA (Poly Hydroxy Acid). Fungsinya adalah mengangkat sel kulit mati, membuka pori-pori yang tersumbat, dan mempercepat regenerasi kulit.
Exfoliating toner berbeda dengan toner biasa yang hanya berfungsi mengembalikan pH kulit dan menyegarkan. Karena mengandung bahan aktif yang cukup kuat, penggunaan exfoliating toner perlu dilakukan dengan tepat agar tidak menyebabkan iritasi atau kulit menjadi terlalu kering.
Kapan Exfoliating Toner Sebaiknya Dipakai?
Untuk mengetahui kapan exfoliating toner dipakai, kita perlu mempertimbangkan beberapa faktor, seperti jenis kulit, fokus perawatan, dan waktu dalam rutinitas skincare.
1. Waktu Pemakaian Exfoliating Toner
Umumnya, exfoliating toner digunakan pada malam hari setelah membersihkan wajah. Alasannya, setelah seharian beraktivitas, kulit akan lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari. Bahan aktif dalam toner tersebut, khususnya AHA dan BHA, bisa membuat kulit menjadi lebih peka terhadap sinar UV.
Maka dari itu, memakai exfoliating toner di malam hari memungkinkan kulit melakukan regenerasi sambil tetap terlindungi. Jika ingin menggunakannya pagi hari, pastikan untuk memakai sunscreen dengan SPF tinggi agar kulit terlindungi dari bahaya sinar matahari.
2. Urutan Pemakaian dalam Rutinitas Skincare
Berikut urutan memakai exfoliating toner agar manfaatnya optimal:
- Cleansing: Bersihkan wajah menggunakan facial wash yang sesuai dengan jenis kulit.
- Exfoliating Toner: Tuang toner pada kapas lalu usapkan secara lembut ke seluruh wajah. Hindari area mata dan bibir.
- Serum: Gunakan serum yang mengandung bahan pelembap atau penunjang lainnya sesuai kebutuhan kulit.
- Moisturizer: Aplikasikan pelembap untuk mengunci kelembapan kulit.
- Sunscreen: Jika memakai exfoliating toner di pagi hari, jangan lupa sunscreen sebagai perlindungan ekstra.
3. Frekuensi Penggunaan
Walaupun exfoliating toner sangat bermanfaat, penggunaan yang berlebihan bisa membuat kulit menjadi iritasi, kering, atau bahkan kemerahan. Untuk pemula atau kulit sensitif, mulai gunakan exfoliating toner 1–2 kali seminggu. Setelah kulit terbiasa, frekuensi ini bisa ditingkatkan menjadi 3–4 kali seminggu sesuai kebutuhan.
Tips Memilih Exfoliating Toner yang Sesuai
Agar exfoliating toner memberikan hasil maksimal tanpa efek samping, penting memilih produk yang sesuai dengan jenis dan kondisi kulit kamu:
1. Kenali Jenis Kulit
Untuk kulit berminyak atau berjerawat, exfoliating toner dengan kandungan BHA (seperti salicylic acid) lebih cocok karena bisa membersihkan pori-pori secara mendalam dan mengurangi produksi minyak berlebih. Sedangkan untuk kulit kering atau sensitif, toner dengan kandungan PHA yang lebih lembut bisa menjadi pilihan.
2. Perhatikan Konsentrasi Bahan Aktif
Konsentrasi bahan aktif AHA/BHA yang terlalu tinggi tidak selalu lebih baik, apalagi bagi pemula. Mulailah dengan konsentrasi rendah, seperti 5% atau kurang, agar kulit bisa beradaptasi dengan perlahan.
3. Pilih yang Mengandung Bahan Tambahan Pelembap
Beberapa exfoliating toner dilengkapi dengan bahan pelembap seperti hyaluronic acid, aloe vera, atau glycerin. Bahan ini membantu menjaga kelembapan kulit meski sedang menjalani proses eksfoliasi.
Manfaat Menggunakan Exfoliating Toner dengan Tepat
Jika digunakan dengan benar dan rutin, exfoliating toner bisa memberikan banyak manfaat untuk kulit wajah kamu, antara lain:
- Mengangkat sel kulit mati yang menumpuk, membuat kulit lebih halus dan cerah.
- Mencegah dan mengurangi munculnya jerawat dan komedo.
- Membantu mengurangi tampilan pori-pori besar.
- Mempercepat proses regenerasi kulit, mengurangi tanda penuaan seperti garis halus.
- Memudahkan penyerapan produk skincare lain seperti serum dan moisturizer.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memakai Exfoliating Toner
Walaupun bagus untuk kulit, exfoliating toner juga perlu digunakan dengan hati-hati agar tidak memicu iritasi kulit atau masalah lain: Pertanyaan Seru untuk Pasangan: Cara Menguatkan Hubungan
- Jangan Dipakai Bersamaan dengan Produk Eksfoliasi Lain: Hindari memakai exfoliating toner bersamaan dengan scrub fisik atau produk lain yang mengandung retinol atau vitamin C secara berlebihan dalam satu waktu agar kulit tidak terlalu teriritasi.
- Gunakan Sunscreen Setiap Hari: Selalu aplikasikan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih setiap pagi karena kulit yang dieksfoliasi lebih rentan terhadap paparan sinar UV.
- Hati-hati Jika Kulit Sedang Sensitif atau Iritasi: Jika kamu sedang mengalami kemerahan, luka, atau iritasi, hentikan dulu pemakaian exfoliating toner sampai kulit membaik.
Kesimpulan
Jadi, exfoliating toner dipakai kapan? Idealnya, exfoliating toner digunakan pada malam hari setelah membersihkan wajah, dengan frekuensi 1–3 kali seminggu tergantung jenis dan sensitivitas kulit. Pastikan untuk memakai sunscreen di pagi hari guna melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Dengan pemakaian yang tepat, exfoliating toner bisa menjadi senjata ampuh untuk mendapatkan kulit wajah yang lebih cerah, halus, dan sehat. Artikel lifestyle dan inspirasi
FAQ Seputar Exfoliating Toner
1. Apakah exfoliating toner bisa digunakan setiap hari?
Untuk sebagian orang dengan kulit normal hingga berminyak yang sudah terbiasa, exfoliating toner bisa digunakan setiap hari. Namun, bagi pemula atau pemilik kulit sensitif, sebaiknya mulai dengan 1-2 kali seminggu untuk menghindari iritasi.
2. Bolehkah exfoliating toner dipakai pagi hari?
Boleh, tapi harus diikuti dengan pemakaian sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang bisa menimbulkan kerusakan karena kandungan exfoliator membuat kulit lebih sensitif terhadap matahari.
3. Apa bedanya exfoliating toner dengan exfoliating serum?
Exfoliating toner biasanya memiliki kandungan exfoliating yang lebih ringan dan berfungsi sebagai toner sekaligus eksfoliasi, sedangkan exfoliating serum umumnya lebih pekat dan ditujukan untuk problem kulit yang lebih spesifik. Pemakaian serum juga biasanya setelah toner.
4. Bisakah exfoliating toner menyebabkan kulit kering?
Bisa, terutama jika digunakan terlalu sering atau dengan konsentrasi bahan aktif yang tinggi. Pastikan untuk menggunakan pelembap setelahnya dan sesuaikan frekuensi pemakaian agar kulit tetap lembap. Contoh Sikap Sombong dan Cara Menghindarinya dalam
5. Apakah exfoliating toner aman untuk kulit berjerawat?
Ya, terutama yang mengandung BHA (seperti salicylic acid) karena membantu membersihkan pori-pori dan mengurangi jerawat. Namun, tetap gunakan dengan hati-hati dan jangan campur dengan produk lain yang bisa menyebabkan iritasi.