Dalam dunia akademik dan profesional, gelar menjadi simbol prestise yang menunjukkan pencapaian seseorang dalam pendidikan. Salah satu gelar yang umum ditemui di Indonesia adalah gelar “ST” atau Sarjana Teknik. Meskipun sering muncul dalam berbagai dokumen formal maupun non-formal, masih banyak yang bingung bagaimana cara penulisan gelar st yang benar dan sesuai kaidah. Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai penulisan gelar ST, aturan-aturannya, serta contoh penerapan yang tepat agar kamu tidak salah kaprah saat menuliskannya.
Apa Itu Gelar ST?
Gelar ST adalah singkatan dari Sarjana Teknik, gelar akademik yang diberikan kepada lulusan program sarjana (S1) pada bidang teknik. Bidang ini mencakup berbagai disiplin ilmu seperti teknik sipil, teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, dan lain sebagainya. Gelar ini menandakan bahwa seseorang telah menyelesaikan pendidikan tinggi dengan keahlian teknis di bidang tersebut.
Dalam konteks institusi pendidikan di Indonesia, gelar ST biasanya disematkan di belakang nama. Contohnya, jika seseorang bernama “Andi Prasetyo” telah lulus jurusan teknik, penulisan gelar yang benar adalah “Andi Prasetyo, ST”.
Aturan Penulisan Gelar ST yang Benar
Penulisan gelar akademik tidak sembarangan dan ada beberapa aturan yang harus diperhatikan agar sesuai dengan tata cara bahasa Indonesia dan norma akademik yang berlaku. Wikipedia Bahasa Indonesia
1. Penempatan Gelar
Gelar ST ditulis di belakang nama lengkap tanpa tanda titik setelah huruf “ST”. Jadi penulisan yang benar adalah “Andi Prasetyo, ST”, bukan “Andi Prasetyo, S.T.” atau “Andi Prasetyo, St.”
Penting untuk dicatat penggunaan tanda koma (,) setelah nama dan sebelum gelar sebagai pemisah yang standar.
2. Huruf Kapital
Huruf “S” dan “T” pada gelar ST ditulis menggunakan huruf kapital, karena merupakan singkatan resmi dari sebuah gelar akademis. Arti Mimpi Tai: Makna dan Tafsir yang Mungkin Belum Kamu
3. Tidak Ditulis Bersama Dengan Gelar Lain
Jika seseorang memiliki lebih dari satu gelar akademik, misalnya S.Si dan ST, penulisannya tetap dipisahkan dengan koma dan sesuai urutan berdasarkan jenjang pendidikan. Contohnya: “Devi Maharani, S.Si, ST”. Namun, jika hanya memiliki gelar ST saja, tidak perlu ditambah gelar lain.
4. Penggunaan Dalam Dokumen Resmi
Dalam dokumen resmi, sertifikat, atau ijazah, penulisan gelar juga harus konsisten mengikuti aturan di atas. Untuk penulisan dalam gelar internasional atau bahasa Inggris, gelar ST ini bisa diekivalenkan dengan Bachelor of Engineering (B.Eng), namun tetap gunakan ST untuk konteks lokal Indonesia.
Contoh Penulisan Gelar ST yang Benar dan Salah
| Penulisan | Status | Keterangan |
|---|---|---|
| Andi Prasetyo, ST | Benar | Penulisan gelar ST dengan tanda koma dan huruf kapital tanpa titik. |
| Andi Prasetyo S.T. | Salah | Penggunaan titik setelah huruf gelar tidak sesuai aturan. |
| Andi Prasetyo, St | Salah | Huruf kecil pada T tidak sesuai kaidah. |
| Andi Prasetyo ST | Salah | Penulisan tanpa tanda koma kurang tepat. |
| Andi, ST Prasetyo | Salah | Penempatan gelar di depan nama tidak sesuai. |
Kapan dan Di Mana Gelar ST Digunakan?
Setelah mengetahui cara penulisan gelar ST yang benar, ada baiknya kita juga memahami kapan dan di mana gelar ini biasa digunakan.
Dalam Dokumen Resmi dan Administrasi
Gelar ST biasanya dicantumkan dalam dokumen resmi, seperti ijazah, sertifikat kelulusan, surat lamaran kerja, kartu identitas karyawan, atau dokumen kontrak kerja. Penggunaan gelar ini memberikan legitimasi profesional dan menegaskan kualifikasi pendidikan seseorang.
Dalam Surat Resmi dan Formal
Jika kamu menulis surat resmi, terutama yang terkait dengan pekerjaan atau keperluan akademik, mencantumkan gelar ST di belakang nama adalah hal yang umum dan dianggap sopan serta profesional.
Dalam Media Sosial dan Profil Profesional
Di era digital saat ini, gelar juga kerap dicantumkan di profil LinkedIn, email signature, ataupun media sosial profesional lainnya untuk memperlihatkan kredibilitas dan latar belakang pendidikan.
Kapan Tidak Perlu Dicantumkan
Meskipun gelar penting, ada kalanya kamu tidak perlu mencantumkannya, misalnya saat berkomunikasi santai dengan teman atau dalam interaksi yang sangat informal agar tidak terkesan berlebihan.
Perbedaan Gelar ST dengan Gelar Sarjana Lainnya
Gelar ST merupakan salah satu jenis gelar sarjana yang berbeda dengan gelar lain seperti S.T. (Sarjana Teknik), S.Kom (Sarjana Komputer), S.E (Sarjana Ekonomi), atau S.H (Sarjana Hukum). Setiap gelar memiliki aturan penulisan dan kepanjangan yang berbeda, sehingga penting untuk mengetahui detailnya supaya tidak salah kaprah.
Misalnya, S.T dan ST merujuk pada gelar yang sama, namun penulisannya yang benar sesuai tata bahasa Indonesia resmi adalah tanpa titik, yaitu ST.
Tips Mengingat Cara Penulisan Gelar ST Yang Tepat
- Ingat selalu bahwa gelar ditulis di belakang nama dengan tanda koma.
- Gunakan huruf kapital untuk setiap huruf dalam gelar, tanpa titik.
- Perhatikan konteks formalitas penulisan sesuai kebutuhan dokumen.
- Jangan mencampur gelar tanpa memisahkan dengan tanda koma jika memiliki gelar ganda.
- Periksa kembali sebelum mengirim surat resmi atau dokumen penting.
FAQ: Pertanyaan Seputar Penulisan Gelar ST
1. Apakah gelar ST harus selalu ditulis dengan koma setelah nama?
Ya, menurut aturan penulisan gelar akademik di Indonesia, gelar ST harus dipisahkan dengan tanda koma setelah nama lengkap. Contoh: “Rina Sari, ST”.
2. Apakah boleh menuliskan gelar ST dengan titik (S.T.)?
Menurut EYD dan kebiasaan resmi, penulisan gelar akademik seperti ST tidak menggunakan titik. Jadi, penulisan yang tepat adalah “ST”, bukan “S.T.”. Namun, di beberapa dokumen lama atau internasional, titik kadang masih digunakan.
3. Bagaimana jika seseorang memiliki gelar selain ST juga, bagaimana penulisannya?
Jika memiliki lebih dari satu gelar, tulis gelar secara berurutan dipisah dengan koma, misalnya: “Ahmad Yusuf, S.Kom, ST”. Tidak perlu menambahkan kata penghubung.
4. Apakah gelar ST bisa ditulis di depan nama?
Gelar akademik di Indonesia umumnya ditulis di belakang nama. Penulisan di depan nama tidak umum dan kurang tepat dalam konteks formal.
5. Apakah gelar ST sama dengan Bachelor of Engineering (B.Eng)?
Gelar ST dalam konteks Indonesia ekuivalen dengan Bachelor of Engineering (B.Eng) di sistem pendidikan internasional, namun dalam dokumen resmi dalam negeri tetap menggunakan gelar ST.
Semoga artikel ini membantu kamu memahami seluk-beluk penulisan gelar ST dengan benar dan memudahkan dalam berbagai keperluan akademik maupun profesional. Tetap perhatikan aturan dan konteks agar penulisan gelar selalu tepat dan profesional!